Jumat, Juli 16, 2010
Selasa, Januari 05, 2010
Metode Sarung Tangan Ajaib Untuk Pembuatan Neraca
Banyak mahasiswa yang mempelajari ilmu Akuntansi sering salah dalam membuat neraca. Kebanyakan sebabnya adalah mereka (termasuk juga saya) masih belum bisa membedakan antara debet dan kredit.
Seorang warga Ponorogo (kebetulan saya juga warga Ponorogo, lho...) Puji Hariwati menemukan metode yang memudahkan mempelajari Akuntansi yang disebut dengan Sarung Tangan Ajaib. Beliau adalah istri dari Pembantu Rektor I Universitas Islam Negeri Malang Prof. Mudjia Raharja yang kini mengajar di SMAN I Gondanglegi Malang. Metode Sarung Tangan Ajaib yang beliau temukan memenangkan Juara II Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional.
Pada Sarung Tangan Ajaib kelima jari diberikan huruf masing- masing. Huruf "H" untuk ibu jari, huruf "U" untuk telunjuk, huruf "M" untuk jari tengah, huruf "P" untuk jari manis, dan huruf "B" untuk jari kelingking.
Huruf "H" berarti Harta, huruf "U" berarti Utang, huruf "M" berarti Modal, huruf "P" berarti Pendapatan atau Penjualan, dan huruf "B" berarti Biaya atau Beli barang.
Cara termudah dalam penyusunan neraca tersebut dengan cara menekuk satu per satu kelima jari yang ada kodenya tersebut. Misalnya memasukkan rekening riil ke dalam sebuah neraca. Yang masuk rekening riil adalah kelompok harta, utang dan modal. Sedangkan rekening pendapatan dan beban berada di jari manis dan jari kelingking.
Tiga jari yang tengah ditekuk, yakni yang berkode U, M, dan P. Maka penambahan harta dan biaya maupun pembelian barang dicatat sebelah debet. Dan jika berkurang dicatat sebelah kredit. Pada pencatatan inilah kecenderungan para mahasiswa salah dalam penempatan.
Dengan metode Sarung Tangan Ajaib ini, kesalahan penempatan posisi debet dan kredit bisa dihindari. Sebab jika awal penempatan sudah terjadi kesalahan, maka ke bawahnya juga akan ikut salah semua.
Dengan ditemukannya metode Sarung Tangan Ajaib ini diharapkan semakin mempermudah para mahasiswa mempelajari Akuntansi sehingga dapat menjadi Akuntan yang handal. Namun tentu saja ketika telah masuk ke dunia kerja, sarung tangan ini tidak lagi dipakai atau akan disangka Dakocan sedang keluyuran di kantor. Mungkin dapat dibuat inovasi menggantinya dengan kaus kaki (jadi tidak mencolok, gitu...)
Kamis, Agustus 13, 2009
Laptop dari Masa ke Masa
Laptop sekarang hampir tidak lagi menjadi barang mewah yang menjadi prestisi bagi pemiliknya. Bahkan laptop, yang selanjutnya lebih dikenal dengan notebook, sudah menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditinggalkan bagi banyak kalangan. Dari para eksekutif dengan segala macam bisnisnya, para mahasiswa dengan segala macam tugasnya, anak-anak muda dengan segala macam kesenangannya, bahkan para ibu-ibu rumah tangga sebagai sarana pendukung acara bergosipnya. Namun kita tidak bisa memungkiri bahwa laptop dalam perjalanannya yang nyaris menjadi barang
primer, pernah mengalami status menjadi barang mewah karena perkembangannya dari masa ke masa melibatkan jerih payah penemunya untuk mewujudkan sebuah perangkat komputer dalam bentuk portabel. Di bawah ini adalah model-model laptop yang pertama kali dibuat sebagai cikal bakal notebook masa kini,
1. September 1075, IBM Portable PC 1500
Pada masanya, komputer dari IBM ini dianggap yang paling lengkap fasilitasnya di kelas perangkat portabel. Perangkat ini sudah dapat dibilang sebagai perangkat portabel walaupun beratnya masih mencapai 55 pon, setara dengan 24,9 kg, atau seberat TV tabung 22", atau bayi berusia 2 tahun.

Pada masa itu sangat jarang komputer portabel yang tersedia dan bahkan yang mendekati kemampuan dari IBM 1500. Pada masanya, ini adalah perangkat portabel paling lengkap dengan built-in monitor, keyboard, dan perangkat penimpanan data. Namun IBM 1500 sangatlah mahal dengan banderol $ 20,000.- atau senilai Rp. 214.000,-. Pada masa itu di Indonesia dengan uang sejumlah itu sudah bisa mendapatkan sebidang tanah dengan rumah di atasnya. Maka perangkat portabel ini hanya ditujukan untuk kalangan profesional untuk pemecahan masalah, bukan untuk pebisnis atau sekedar hobi.
2. Tahun 1977, Rockwell AIM 65
Beberapa tahun berikutnya AIM berusaha menyediakan perangkat komputer portabel yang lebih terjangkau harganya. Dengan banderol $ 500.- senilai dengan Rp. 5.350,- (Anda bisa mendapatkan beberapa ekor sapi dengan uang sejumlah itu di Indonesia) AIM 65 sudah menyediakan layar LCD, keyboard, dan hard-copy printer (mungkin lebih mirip dengan mesin kasir di masa sekarang). AIM 65 diklaim sebagai solusi paling ekonomis untuk sarana belajar, sistem evaluasi, ataupun industri-controller "secara portabel".
3. Februari 1978, IBM Portable PC 5110
IBM 5110 adalah versi bisnis dari pendahulunya
IIBM 5100. Perangkat portabel ini ditujukan untuk praktisi matematika dan para insinyur. IBM 5110 disempurnakan dengan seri IBM 5114 yang dilengkapi dengan 8" floppy drive. Perangkat ini lebih canggih dari IBM 5100 yang hanya menggunakan tape drive sebagai perangkat penyimpannya.
4. Tahun 1979, Heathkit H89
Heathkit H89 adalah penyempurnaan dari pendahulunya H8 yang dirilis pada tahun 1977, yang dikenal dengan Heathkit H89 "all-in-one". Perangkat ini dibanderol sekitar $ 700.-. H89 menggunakan terminal berkualitas tinggi dengan prosesor terpisah dan sirkuit berbeda untuk setiap fungsinya.
5. April 1981, Osborne 1
Perangkat ini dirilis pada tahun 1981 oleh Osborne Computer Corp.. Perangkat ini dianggap sebagai perangkat pertama yang benar-benar portabel dengan penutup sebagai pelindung sekaligus keyboard-nya, juga dilengkapi dengan paket baterai sehingga tidak perlu dihubungkan pada outlet 110V AC sebagai dayanya (yang menjadi konsep bentuk notebook masa sekarang). Hanya saja Osborne 1 memiliki beberapa keterbatasan misalnya layar hanya tersedia 5" (diagonal) sehingga tidak padat menampilkan 52 karakter per baris teks. Namun keterbatasan ini dapat diatasi dengan menggulirkan tampilan layar bolak-balik dengan tombol kursor untuk menampilkan baris teks hingga 128 karakter.
Selasa, Juli 14, 2009
Blog Untuk Tugas Mata Kuliah Sistem Informasi Manajemen

Di semester dua ini, untuk memenuhi syarat-syarat ujian Mata Kuliah Sistem Informasi Manajemen, dosen saya menugaskan untuk membuat sebuah blog. Adapun data diri saya untuk mata kuliah ini adalah,
Nama : Zulfa Evi Safitri
NIM : 08.21.0074
Jurusan : Manajemen
Fakultas : Ekonomi
Membuat sebuah blog adalah sebuah kebutuhan sekaligus tantangan untuk menghasilkan sebuah tulisan yang diminati dan dibutuhkan khalayak ramai dan pada akhirnya kita akan merasakan bahwa kita akan membutuhkan blog tersebut dan tidak dapat lepas dengan blog kita.

Dengan latar belakang tersebut saya mulai bertekad untuk mencurahkan pemikiran-pemikiran saya dalam blog ini agar orang dapat menilai dan mengkritisi apa yang menjadi pemikiran dan pendapat saya mengenai suatu hal. Namun jika teman-teman merasa kesulitan atau bingung untuk membuat blog, saya menyarankan untuk mendownload panduannya di link ini.
Mari budayakan menulis untuk memajukan generasi muda.



