Sabtu, November 05, 2011

Pantai Srau, Pacitan

Indah sekali. Hanya itu yang bisa saya ungkapkan ketika tiba di pantai ini. Bukan berarti saya mengatakan pantai lain tidak seindah pantai Srau ini, namun suasana yang masih alami, pantai yang bersih, dan pulau karang dengan pepohonan hijau memang sangat indah. Pantai ini sepertinya belum ramai didatangi wisatawan, itulah yang membuat pantai ini seindah perawan.




Hanya sedikit yang saya ketahui tentang pantai ini. Secara administrasi pantai ini terletak di Desa Candi Kecamatan Pringkuku. Jaraknya sekitar 25 Km ke arah Barat dari pusat kota Pacitan. Untuk mencapai lokasinya bisa dengan angkutan umum atau kendaraan pribadi roda 2 maupun roda 4. Aksesnya cukup memadai. Jalannya juga tidak rusak-rusak. Hanya saja sedikit berkelok-kelok tajam. Namun semua itu terbayar dengan keindahan pantainya.





Baca tulisan saya selengkapnya (klik)...

Jumat, Juli 16, 2010

Goa Lowo - Trenggalek







Baca tulisan saya selengkapnya (klik)...

Pasir Putih - Trenggalek





Baca tulisan saya selengkapnya (klik)...

Selasa, Januari 05, 2010

Metode Sarung Tangan Ajaib Untuk Pembuatan Neraca

Banyak mahasiswa yang mempelajari ilmu Akuntansi sering salah dalam membuat neraca. Kebanyakan sebabnya adalah mereka (termasuk juga saya) masih belum bisa membedakan antara debet dan kredit.

Seorang warga Ponorogo (kebetulan saya juga warga Ponorogo, lho...) Puji Hariwati menemukan metode yang memudahkan mempelajari Akuntansi yang disebut dengan Sarung Tangan Ajaib. Beliau adalah istri dari Pembantu Rektor I Universitas Islam Negeri Malang Prof. Mudjia Raharja yang kini mengajar di SMAN I Gondanglegi Malang. Metode Sarung Tangan Ajaib yang beliau temukan memenangkan Juara II Karya Tulis Ilmiah Tingkat Nasional.

Pada Sarung Tangan Ajaib kelima jari diberikan huruf masing- masing. Huruf "H" untuk ibu jari, huruf "U" untuk telunjuk, huruf "M" untuk jari tengah, huruf "P" untuk jari manis, dan huruf "B" untuk jari kelingking.



Huruf "H" berarti Harta, huruf "U" berarti Utang, huruf "M" berarti Modal, huruf "P" berarti Pendapatan atau Penjualan, dan huruf "B" berarti Biaya atau Beli barang.

Cara termudah dalam penyusunan neraca tersebut dengan cara menekuk satu per satu kelima jari yang ada kodenya tersebut. Misalnya memasukkan rekening riil ke dalam sebuah neraca. Yang masuk rekening riil adalah kelompok harta, utang dan modal. Sedangkan rekening pendapatan dan beban berada di jari manis dan jari kelingking.

Tiga jari yang tengah ditekuk, yakni yang berkode U, M, dan P. Maka penambahan harta dan biaya maupun pembelian barang dicatat sebelah debet. Dan jika berkurang dicatat sebelah kredit. Pada pencatatan inilah kecenderungan para mahasiswa salah dalam penempatan.

Dengan metode Sarung Tangan Ajaib ini, kesalahan penempatan posisi debet dan kredit bisa dihindari. Sebab jika awal penempatan sudah terjadi kesalahan, maka ke bawahnya juga akan ikut salah semua.

Dengan ditemukannya metode Sarung Tangan Ajaib ini diharapkan semakin mempermudah para mahasiswa mempelajari Akuntansi sehingga dapat menjadi Akuntan yang handal. Namun tentu saja ketika telah masuk ke dunia kerja, sarung tangan ini tidak lagi dipakai atau akan disangka Dakocan sedang keluyuran di kantor. Mungkin dapat dibuat inovasi menggantinya dengan kaus kaki (jadi tidak mencolok, gitu...)

Baca tulisan saya selengkapnya (klik)...